Fresh Install WSL pada Folder Tertentu
Klik tombol Start/Windows di pojok kiri bawah, ketik PowerShell, lalu klik kanan pada logo PowerShell dan pilih Run as Administrator.
wsl --install
Setelah proses instalasi awal ini selesai, silakan Reboot (Restart) komputer Anda.
Install Distro Linux (Debian)
Setelah PC menyala kembali, buka lagi PowerShell (Run as Administrator) dan masukkan perintah berikut:
wsl --install -d Debian
- Anda akan diminta memasukkan
Enter new UNIX username:(Ketik nama pengguna yang Anda inginkan, misal: kasir. Ingat: huruf kecil semua dan tanpa spasi, lalu tekan Enter). - Selanjutnya Anda diminta memasukkan
New password:(Ketik password rahasia Anda. Ingat: saat Anda mengetik, teks/titik password memang tidak akan terlihat di layar demi keamanan. Terus saja mengetik lalu tekan Enter).
Ubah Password Root
Masuk ke mode root dan ubah password administratornya dengan urutan perintah berikut:
sudo su
# (isi password user Anda saat diminta)
passwd
# (silahkan isi password root baru Anda)
*Catatan: Sama seperti sebelumnya, saat Anda mengetik password di layar hitam, hurufnya memang sengaja tidak ditampilkan. Terus saja mengetik lalu tekan Enter.
Lakukan Update dan Upgrade
Lakukan pembaruan sistem repository Linux Anda agar mendapatkan versi terbaru:
apt-get update
apt-get upgrade
Jika sudah selesai, keluar dari WSL (ketik exit dua kali) sampai Anda kembali ke tampilan awal jendela PowerShell.
Memindahkan Distro Linux ke Folder Tertentu
Misalkan kita ingin memindahkan data mesin virtual Linux-nya agar tidak memenuhi partisi sistem utama (Drive C:), contohnya kita pindahkan ke folder C:\Program Files\Linux.
1. Siapkan Folder Baru
New-Item -ItemType Directory -Force -Path "C:\Program Files\Linux"
2. Proses Pemindahan Distro Linux
Jalankan perintah ini secara berurutan satu per satu di PowerShell:
wsl --shutdown
wsl --export Debian "C:\Program Files\Linux\Debian-sementara.tar"
wsl --unregister Debian
wsl --import Debian "C:\Program Files\Linux" "C:\Program Files\Linux\Debian-sementara.tar"
Remove-Item "C:\Program Files\Linux\Debian-sementara.tar"
Karena menggunakan metode import, secara default Anda akan selalu otomatis login sebagai
root. Jika ingin kembali login menggunakan user awal yang Anda buat sebelumnya, ketik perintah ini di PowerShell (Ganti teks NAMAUSER dengan username Anda): wsl -d Debian -u root -e bash -c "echo -e '[user]\ndefault=NAMAUSER' > /etc/wsl.conf"Lalu ketik
wsl --shutdown untuk merestart servis.
Mengunci Folder agar Anti-Hapus (Penting!)
Langkah terakhir ini sangat krusial agar file induk Linux Anda tidak bisa dihapus secara tidak sengaja oleh siapa pun (termasuk oleh anak-anak yang asal klik). Fitur ini akan menolak hak Hapus (Delete) pada folder tersebut.
Copy seluruh blok kode (4 baris) di bawah ini sekaligus, paste ke PowerShell lalu tekan Enter:
$acl = Get-Acl "C:\Program Files\Linux"
$rule = New-Object System.Security.AccessControl.FileSystemAccessRule("Everyone", "Delete, DeleteSubdirectoriesAndFiles", "ContainerInherit, ObjectInherit", "None", "Deny")
$acl.AddAccessRule($rule)
Set-Acl "C:\Program Files\Linux" $acl
Setelah ini, jika ada yang mencoba menekan tombol Delete pada folder C:\Program Files\Linux, Windows akan langsung memblokirnya dengan tegas (Access Denied).
Langkah Terakhir: Cara Membuka Linux
Jika semua proses panjang di atas sudah selesai, kini mesin Linux Debian Anda sudah siap digunakan. Untuk membuka dan menggunakannya sehari-hari, Anda cukup membuka aplikasi PowerShell biasa, ketik perintah di bawah ini, lalu tekan Enter:
wsl -d Debian
Selamat mengeksplorasi dunia Linux!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar